Kelas & Kelompok

Lukisan sekelompok orang duduk melingkar bermeditasi bersama saat matahari terbit
Belajar · Berlatih · Bertumbuh Bersama

Sebuah ruang bersama dapat membuka sesuatu yang tidak muncul ketika kita berjalan sendirian.

Andreas dapat diundang untuk mendampingi kelompok kecil, komunitas, kelas publik, maupun forum yang lebih besar. Ruangnya dapat bersifat intim dan mendalam, edukatif dan terstruktur, atau terbuka sebagai percakapan bersama.

Setiap kelompok memiliki karakter, kebutuhan, dan medan yang berbeda. Karena itu, tema, format, serta cara penyampaiannya dibicarakan bersama agar perjumpaan benar-benar sesuai dengan orang-orang yang akan hadir.

Mulai dari dua orang dalam lingkar kecil sampai ruang publik yang lebih luas, intinya tetap sama: hadir, terhubung, dan menjelajahi sesuatu yang bermakna bersama.
01

Dua Cara untuk Terhubung

Kamu dapat mengundang Andreas ke dalam kelompok yang sudah ada, atau berkabar untuk menerima informasi mengenai kelas publik dan perjumpaan terbuka yang akan datang.

01

Mengundang Andreas

Untuk kelompok sahabat, komunitas spiritual, ruang belajar, lingkar praktik, organisasi sosial, atau forum publik. Ceritakan siapa yang akan hadir, apa yang ingin dijelajahi, serta bentuk perjumpaan yang dibayangkan.

02

Menerima Informasi Kelas

Jika kamu ingin mengetahui kelas online, kelas publik, atau perjumpaan bersama berikutnya, kirimkan email. Kontakmu dapat dimasukkan ke kanal informasi yang tersedia ketika program baru diumumkan.

Jantung Pembelajaran Bersama

Kelompok adalah sebuah medan yang hidup.

Ketika beberapa orang hadir dengan niat yang selaras, kelompok membentuk kecerdasannya sendiri. Pertanyaan satu orang dapat membuka pengertian bagi yang lain. Pengalaman seseorang dapat membantu seluruh ruang melihat sesuatu dari sudut yang baru.

Andreas memulai dengan tuning in terhadap kelompok: siapa yang hadir, apa yang sedang hidup di antara mereka, seberapa dalam ruang ingin bergerak, serta bahasa apa yang paling mudah diterima. Dari sana, pengajaran dapat mengikuti kurikulum yang direncanakan sekaligus tetap responsif terhadap percakapan yang benar-benar muncul.

Kepercayaan, rasa aman, dan hubungan yang tulus membuat pembelajaran dapat turun dari gagasan menuju pengalaman. Di dalam kelompok yang intim, proses ini dapat terasa seperti persahabatan spiritual. Di dalam kelas publik, medan yang sama dapat hadir sebagai kejernihan, inspirasi, dan pengertian yang bergerak melalui banyak orang sekaligus.

Kita belajar dari pengajaran, dari pengalaman sendiri, dan dari kehadiran satu sama lain.
02

Dari Lingkar Intim hingga Ruang Publik

Jumlah peserta memengaruhi rasa, kedalaman interaksi, dan bentuk pembelajaran. Batasnya tidak perlu dibuat terlalu kaku. Skala berikut membantu kita membayangkan jenis ruang yang ingin diciptakan.

1

Kelompok Intim

Sekitar 2 sampai 10 orang. Ruangnya memungkinkan hubungan yang dekat, percakapan mendalam, latihan bersama, pertanyaan personal, dan perhatian yang lebih besar kepada dinamika setiap peserta.

2

Kelas Publik

Untuk peserta yang lebih banyak. Pengajaran dapat disusun secara lebih terstruktur sambil tetap menyediakan ruang bagi praktik, refleksi, percakapan, dan pertanyaan yang relevan bagi keseluruhan kelas.

3

Public Talk dan Forum Besar

Untuk forum besar, acara kolaboratif, atau percakapan lintas bidang bersama pembicara lain. Bentuknya dapat berupa presentasi, dialog, sesi pengalaman, maupun tanya jawab.

Kelompok kecil memberi ruang bagi kedalaman yang intim. Ruang besar membawa kemungkinan agar sebuah pengertian menyentuh lebih banyak kehidupan.
03

Mewujudkan Ruangnya Bersama

Setiap undangan dimulai dengan percakapan. Kita melihat konteks kelompok, kebutuhan peserta, tema yang ingin dijelajahi, jumlah orang, format pertemuan, serta kemungkinan waktu dan tempat. Dari sana, kita mencari bentuk yang paling tepat bersama-sama.

01

Berkabar

Ceritakan secara singkat tentang komunitas atau kelompokmu.

02

Tuning In

Kita mendengarkan kebutuhan, karakter peserta, dan arah acaranya.

03

Menyusun Bentuk

Tema, alur, skala, waktu, serta format dirancang agar saling mendukung.

04

Hadir Bersama

Rencana menjadi wadah, lalu perjumpaan berkembang bersama medan kelompok.

04

Tema yang Tumbuh dari Kebutuhan

Tema dapat direncanakan sejak awal atau dipertajam setelah Andreas memahami kebutuhan kelompok. Sebuah kelas dapat lebih konseptual, kontemplatif, somatik, interaktif, atau menggabungkan beberapa bentuk sekaligus.

Beberapa wilayah yang dapat dijelajahi antara lain meditasi, kesadaran, kebaikan mendasar, hubungan dengan tubuh dan emosi, pembadanan, perjalanan spiritual, komunikasi, serta cara membawa kejernihan batin ke dalam kehidupan sehari-hari.

Meditasi dan Awareness True Nature Kebaikan Mendasar Tubuh dan Emosi Pembadanan Spiritualitas dalam Kehidupan Komunikasi dan Relasi Refleksi dan Self-Inquiry
05

Online atau Tatap Muka

Perjumpaan dapat dilakukan secara online maupun tatap muka. Pilihannya mengikuti lokasi peserta, skala acara, tujuan pertemuan, waktu, serta kemungkinan praktis yang tersedia. Semuanya dibicarakan agar kita menemukan solusi yang baik bersama.

Online

Melalui Zoom atau Google Meet untuk kelompok lintas kota dan negara. Formatnya dapat berupa kelas tunggal, seri pembelajaran, latihan bersama, atau percakapan interaktif.

Tatap Muka

Dapat diselenggarakan ketika lokasi, perjalanan, waktu, ruang, dan kebutuhan kelompok dapat dipertemukan dengan baik.

Ingin Mendapat Informasi?

Kelas publik dan perjumpaan terbuka akan diinformasikan melalui kanal yang tersedia.

Kirimkan email jika kamu ingin menerima kabar mengenai kelas online, kelas publik, atau kegiatan bersama berikutnya. Ketika kanal informasinya tersedia, kontakmu dapat dimasukkan agar pengumuman lebih mudah diterima.

Untuk konteks perusahaan: program bagi tim, tempat kerja, dan kebutuhan organisasi akan dibicarakan melalui jalur Corporate. Halaman ini berfokus pada komunitas, kelompok belajar, dan ruang publik.

Mari melihat ruang apa yang dapat diwujudkan bersama.

Ceritakan tentang kelompokmu, jumlah orang yang mungkin hadir, tema yang terasa penting, serta apakah kamu membayangkan pertemuan online atau tatap muka. Kita dapat memulai dari sana.

Berkabar tentang Kelas & Kelompok