Kualitas yang mengetahui.
Kesadaran dapat menjadi sebuah jalan untuk mengenali realitas yang murni. Ia adalah kualitas yang tahu bahwa tubuh bergerak, pikiran muncul, perasaan berubah, sensasi terasa, persepsi terbentuk, dan perhatian berpindah.
Kita memakai kata kesadaran sebagai penunjuk menuju pengalaman langsung. Penunjuk ini berguna, meskipun pada akhirnya tidak perlu dipegang sebagai sesuatu yang absolut.
Apa itu kesadaran?
Kesadaran adalah knowing quality, kualitas yang mengetahui. Ketika sebuah pikiran muncul, ada pengetahuan langsung bahwa pikiran itu hadir. Ketika kesedihan, kehangatan, ketegangan, atau gerakan tubuh muncul, semuanya telah diketahui bahkan sebelum kita menjelaskannya.
Kualitas mengetahui ini tidak harus diciptakan. Ia sudah hadir bersama pengalaman. Kalimat “saya sedang sadar” datang belakangan; pengenalan yang sederhana telah lebih dulu ada.
Dari sini kita mulai melihat bahwa diri tidak terbatas pada satu bagian pengalaman saja. Tubuh diketahui. Pikiran diketahui. Perasaan, sensasi, persepsi, bahkan perhatian juga diketahui. Semuanya muncul di dalam wadah kesadaran yang tahu.
Tubuh
Tubuh dirasakan dari dalam dan dikenali melalui berbagai sensasi. Tubuh hadir di dalam medan mengetahui ini.
Pikiran
Pikiran datang sebagai kata, gambar, ingatan, atau kemungkinan. Kemunculan dan kepergiannya sama-sama diketahui.
Perasaan dan sensasi
Nyaman, tidak nyaman, hangat, berat, terbuka, dan rapat semuanya bergerak di dalam ruang pengenalan yang sama.
Persepsi dan perhatian
Cara kita memandang berubah. Perhatian berpindah. Kesadaran mengetahui gerakan keduanya.
Langit dan awan. Laut dan ombak.
Metafora memberi bahasa bagi sesuatu yang tidak mudah dijadikan benda. Ia tidak menggantikan pengalaman langsung, tetapi dapat membantu kita mengenali arahnya.
Awan tidak berada di luar langit. Ombak tidak terpisah dari laut. Demikian pula, pengalaman hadir di dalam kesadaran tanpa harus dipisahkan dari kehidupan.
Kesadaran tidak memiliki bentuk.
Kesadaran bukan suatu bentuk yang memiliki warna, berat, ukuran, atau volume. Kita tidak dapat meletakkannya di depan diri lalu melihatnya sebagai sebuah benda.
Setiap kali kita mencoba mencarinya sebagai objek, yang ditemukan adalah sensasi, gambaran, pikiran, ruang, atau keadaan tertentu. Semua itu kembali hadir sebagai sesuatu yang diketahui.
Kesadaran tidak perlu ditemukan sebagai benda. Kita dapat beristirahat sebagai kualitas yang mengetahui.
Be that knowingly.
Beristirahat sebagai kesadaran berarti mengenali kualitas yang tahu, lalu tidak segera mengubahnya menjadi sesuatu yang harus dicapai. Kita tidak perlu membuat pengalaman khusus. Pengalaman yang sedang ada sudah cukup menjadi pintu.
Berhenti sejenak
Biarkan tubuh berada sebagaimana adanya. Tidak perlu buru-buru memperbaiki keadaan.
Kenali yang hadir
Mungkin ada napas, suara, sensasi tubuh, pikiran, atau perasaan. Pilih apa pun yang paling nyata sekarang.
Sadari bahwa itu diketahui
Perhatikan fakta sederhana bahwa pengalaman tersebut hadir dalam kualitas yang mengetahui.
Jangan mencari kesadaran sebagai sosok atau benda
Biarkan pencarian berhenti. Kesadaran tidak perlu diletakkan sebagai objek baru di hadapan kita.
Beristirahat sebagai dia
Be that knowingly. Hadir sebagai kualitas yang mengetahui, dengan lembut dan tanpa dibuat-buat.
Sesuatu yang tidak ternoda.
Di sini kita mulai mengenali bahwa ada bagian dari diri yang tidak ternoda. Tubuh dapat lelah. Pikiran dapat bingung. Perasaan dapat terluka dan sistem saraf dapat mengalami gelombang yang kuat. Namun fakta mengetahui semua itu tidak ikut menjadi rusak oleh apa yang diketahuinya.
Pengenalan ini membuka ruang. Pengalaman tetap boleh hadir, tetapi tidak lagi harus menjadi seluruh identitas kita. Di dalam ruang yang lebih luas ini, tubuh, batin, dan kehidupan memperoleh kesempatan untuk bergerak, belajar, dan menata dirinya kembali.
Langit tidak menjadi kotor karena awan gelap melintas di dalamnya.
Sebuah jalan yang juga dapat dilepaskan.
Kesadaran adalah jalan yang berguna. Ia melonggarkan kebiasaan untuk mengira bahwa diri hanya tubuh, pikiran, perasaan, sensasi, persepsi, atau perhatian. Ia membawa kita mendekati realitas yang lebih murni melalui pengenalan langsung.
Pada kedalaman tertentu, bahkan kata kesadaran tidak perlu dipertahankan. Kata itu adalah penunjuk. Ketika pengenalan telah hadir, kita dapat membiarkan penunjuk beristirahat dan tinggal bersama kehidupan sebagaimana adanya.
Mengenali. Beristirahat. Lalu membiarkan kehidupan menyadari dirinya sendiri melalui kita.
Kesadaran dikenali melalui pengalaman langsung.
Kamu dapat melanjutkan melalui pemetaan tentang meditasi atau menjajaki pengenalan ini secara personal dalam ruang yang aman dan saling percaya.